• in

    Sosialisasi Panduan XII Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Hibah DRPM Uniska MAB Banjarmasin

  • in

    Kedudukan Hukum Masa Kesultanan Banjar Menurut Syech Muhammad Arsyad Al-banjari

  • in

    Tips Bagaimana Berpakaian yang Baik pada saat Kuliah

    Lentera Uniska- Pakaian menjadi sangat penting bagi semua orang. apalagi bagi mahasiswa yang ingin pergi kuliah. Mereka bingung baju apa yang cocok untuk dipakai.

    Terutama perempuan, pakaian menjadi hal yang sangat lumrah sebelum pergi kuliah.

    Disini kami ingin berbagi tips bagaimana berpakaian yang baik pada saat kuliah :

    1. Sopan
    Pakaian yang sopan artinya jangan terlalu ketat, tertutup, jangan berlebihan dan usahakan sesuai dengan syariat islam.

    2. Menutup aurat
    pakaian yang menutupi aurat itu seperti Berkerudung usahakan pakai ciput supaya rambut tidak kelihatan. pakai celana lepis/kulot usahakan bajunya panjang melewati pinggul.

    3. Sesuai style sendiri
    Sesuai dengan style kita sendiri artinya seadanya jangan mengikuti style orang lain karena pakaian yang nyaman itu tergantung diri kita dan percuma bepakaian seperti orang lain tapi kita merasa tidak nyaman.

    4. Menyesuaikan warna
    Artinya Bisa menyesuaikan antara warna pakaian dan hijab. Ini sangat penting karena warna pakaian dan hijab yang sesuai akan menambah nilai keindahan bagi kita dimata orang lain.

    5. Rapi
    Berpakaian rapi bukan hanya enak dipandang namun bisa juga membuat seseorang menjadi lebih percaya diri.

    Demikian tips yang dapat kami berikan, Semoga bermanfaat. (mts)

  • in

    Kerap Curi Helm di Uniska, Pelaku Akhirnya Tertangkap

    Lentera Uniska- Maling yang sudah beberapa kali mengambil helm di lingkungan kampus Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin akhirnya tertangkap , pada selasa (10/04). Pelaku dalam pencurian helm yaitu perempuan berinisial SM (40th) seorang single parent yang memiliki 2 anak. Ia tertangkap cctv saat melakukan aksinya. Bukti yang didapati yaitu 1 unit helm yang ia ambil, serta uang sebesar Rp. 822.000 ada didompetnya.

    Awalnya pelaku ini tidak mengakui perbuatannya, namun saat diintrogasi satpam kampus ia mengakuinya dan menjelaskan alasan mencuri helm ialah untuk membayar cicilan kredit sepeda motor yang ia miliki.

    “Helmnya untuk membayar cicilan kredit sepeda motor, dirumah ada 2 helm namun belum saya jual,” jelasnya.

    B. Panjaitan aparat polisi mendatangi pelaku pencurian helm, ia mengatakan bahwa kasus ini bisa ditindak pidana apabila pelaku terbukti melakukan pencurian secara berulang.

    “Ini bisa masuk dalam peraturan mahkamah agung, jika pelaku terbukti melakukan pencurian secara berulang-ulang, hukumannya bisa 6 bulan,” ujarnya.

    Diketahui dari data sebelumnya, SM pernah tertangkap mengambil alas kaki jama’ah pada saat acara Haulan Abah Guru Sekumpul ke-13 beberapa minggu lalu.

    Pelaku saat ini sudah dibawa ke Polsek Banjarmasin Utara untuk dimintai keterangan. Polisi masih menunggu mahasiswa pemilik helm yang SM curi agar nantinya kasus ini diproses. (Twdk)

  • in

    Maling Helm Kembali Meresahkan Mahasiswa

    Lentera Uniska- Maling helm di lingkungan kampus Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin kembali meresahkan mahasiswa. Beberapa hari ini, banyak mahasiswa yang mengeluhkan kehilangan helm. Anang petugas keamanan kampus (satpam) Uniska menyelidiki dan melakukan penjagaan ketat, akhirnya maling helm tersebut tertangkap saat melakukan aksinya pada Kamis (5/4), sungguh disayangkan ternyata pelaku yang berinisial R tersebut merupakan alumni Uniska sendiri.

    Anang pada saat itu sempat melihat pelaku di Loby Uniska, ia juga mengatakan masih ada pelaku yang belum ditemukan.
    “Mendapati pelaku pada saat sedang memperbaiki baju di depan loby dan saat itu juga dia sedang membawa hasil curiannya bergantung di kendaraan miliknya, yang masih belum di temukan yaitu perempuan bercadar pelaku kedua,” ungkapnya.

    Kebetulan penjaga CCTV, Amang Utuh sedang tidak berada ditempat saat kejadian kehilangan helm dan digantikan oleh Junaidi penjaga lainnya. Ia mengatakan pelaku mencuri 2 buah helm milik mahasiswa.
    “Saya selidiki dia mulai datang pukul 11.58 WITA dan pada saat keluar membawa helm 2 buah, pada saat maling helm tersebut sudah melakukan aksinya kedapatan dari kami pukul 16.00 WITA,” ujarnya.

    Ia juga mengatakan setelah kedapatan mencuri, maling helm tersebut langsung diamankan di pos satpam Uniska.
    “Yang saya tahu INK (merk helm) warna hitam kalau yang satunya tidak tahu , langsung saja diamankan dipos satpam kampus Uniska,” sambungnya.

    M. Nasir Satpam Uniska berharap mahasiswa dapat lebih berhati-hati dan mengamankan helm sebelum meninggalkan parkiran saat mengamankan helmnya.
    “Selain penjaga parkir yang berjaga di harapkan juga kepada mahasiswa untuk bisa berpartisipasi menjaga helmnya dengan cara mengklikkan helm di kendaraan atau di joknya agar terhindar dari kecurian terutama yang memarkir di samping bus kampus Uniska yang berada di tikungan kiri,” harapnya. (ACL)

  • in

    Salah Jurusan Kuliah ? Lakukan Hal Berikut

    ” Aduh Kuliah kok gak seperti yang ditayangin di televisi sih? ”
    ” Mata Kuliah yang ku Ambil ini bener gak sih ? Kok susah ya ”
    Pernah punya prasangka seperti itu? atau Kamu salah satu orang yang merasa gak cocok dengan Jurusan yang kamu hadapi?
    Yah mungkin saja benar , karena sebagian orang pernah berpikiran seperti itu.

    Tujuan utama dari Kuliah tentunya adalah mendapat Gelar Sarjana agar bisa lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Namun apa jadinya kalau kita mendapatkan pekerjaan yang bertolakbelakang dengan ilmu yang didapatkan saat kuliah? Pasti merasa sangat kecewa dong, merasa ilmu yang digali saat kuliah jadi gak bermanfaat, kan sedih.
    Pasti gak mau kan Hal ini terjadi sama diri kita Sendiri.
    Nah, kali ini LPM Lentera Akan membagikan Tips tetap bertahan meski merasa salah jurusan.

    1. Tetap Bersyukur, karena masih bisa Kuliah.
    Masih banyak lho orang diluar sana yang tidak seberuntung kamu. Salah jurusan bukan hal yang buruk, Ambil sisi positifnya dari jurusan yang telah kamu pilih. Inget nih Tuhan memberikan cobaan sesuai kapasitas kita. So keep spirit ya.

    2. Perbanyak membaca tentang Biografi.
    Masa depanmu masih cerah kok, ada banyak contoh orang sukses yang
    “salah jurusan ”
    seperti Raditya Dika berasal dari jurusan Hukum namun dia menjadi stand up comedian, penulis buku, membuat film,
    Serta Chairil Tanjung dari jurusan Teknik Sipil, karena ketertarikannya dibidang bisnis kini ia menjadi pemilik perusahaan-perusahaan besar yang tergabung dalam CT Corps. Jangan patah semangat ya, senyum dong.

    3. Adaptasi
    Karena sudah terlanjur masuk ‘ kolam ‘ ya udah, sekalian ‘ nyemplung ‘ aja.
    mungkin pada awalnya kita akan merasa kesulitan beradaptasi dan seakan-akan ingin menyerah saja , tapi kalian harus tau mih, karena pada akhirnya lambat laun kita pasti akan bisa beradaptasi dan bisa untuk berenang untuk bisa survive dari kondisi ini.
    Kita ambil kesimpulan nih, ketika kita merasa salah pilih jurusan dan jurusan itu sangat tidak mencerminkan jati diri kita seutuhnya , yang harus kita lakukan hanyalah perlunya kesabaran untuk beradaptasi dan mulai perlahan lahan untuk mengkikuti kemana ” arus ” ini akan membawa kita dan jangan lupa untuk tetap bersyukur dan mengingat Tuhan YME serta doa restu kedua orangtua.

    4. Bergabung dengan komunitas / Organisasi.
    Untuk menyalurkan bakat terpendam kamu yang tidak bisa kamu aplikasikan saat kuliah, kamu bisa kok bergabung dengan komunitas atau organisasi.
    Misal nih kamu jurusan Manajemen, namun minatmu berada pada Seni. Kamu bergabung dengan komunitas komunitas seni yang berada di dalam atau luar kampus. kemudian ilmu manajemennya bisa terpakai apabila nantinya saat kamu memiliki usaha milik sendiri. Jadi dapet double ilmu dan keuntungan, kan?

    Memang nggak mudah jadi mahasiswa salah jurusan. Tapi, bukan berarti kamu harus putus asa. Pintu karirmu masih lebar terbuka, kok!

    Yang pasti, salah jurusan bukan alasan kamu bisa malas-malasan. Yang terasa “salah” cukup jurusanmu saja. Jangan hidup dan masa depanmu juga đŸ™‚
    (sbhr)