• in

    Maling Helm Kembali Meresahkan Mahasiswa

    Lentera Uniska- Maling helm di lingkungan kampus Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin kembali meresahkan mahasiswa. Beberapa hari ini, banyak mahasiswa yang mengeluhkan kehilangan helm. Anang petugas keamanan kampus (satpam) Uniska menyelidiki dan melakukan penjagaan ketat, akhirnya maling helm tersebut tertangkap saat melakukan aksinya pada Kamis (5/4), sungguh disayangkan ternyata pelaku yang berinisial R tersebut merupakan alumni Uniska sendiri.

    Anang pada saat itu sempat melihat pelaku di Loby Uniska, ia juga mengatakan masih ada pelaku yang belum ditemukan.
    “Mendapati pelaku pada saat sedang memperbaiki baju di depan loby dan saat itu juga dia sedang membawa hasil curiannya bergantung di kendaraan miliknya, yang masih belum di temukan yaitu perempuan bercadar pelaku kedua,” ungkapnya.

    Kebetulan penjaga CCTV, Amang Utuh sedang tidak berada ditempat saat kejadian kehilangan helm dan digantikan oleh Junaidi penjaga lainnya. Ia mengatakan pelaku mencuri 2 buah helm milik mahasiswa.
    “Saya selidiki dia mulai datang pukul 11.58 WITA dan pada saat keluar membawa helm 2 buah, pada saat maling helm tersebut sudah melakukan aksinya kedapatan dari kami pukul 16.00 WITA,” ujarnya.

    Ia juga mengatakan setelah kedapatan mencuri, maling helm tersebut langsung diamankan di pos satpam Uniska.
    “Yang saya tahu INK (merk helm) warna hitam kalau yang satunya tidak tahu , langsung saja diamankan dipos satpam kampus Uniska,” sambungnya.

    M. Nasir Satpam Uniska berharap mahasiswa dapat lebih berhati-hati dan mengamankan helm sebelum meninggalkan parkiran saat mengamankan helmnya.
    “Selain penjaga parkir yang berjaga di harapkan juga kepada mahasiswa untuk bisa berpartisipasi menjaga helmnya dengan cara mengklikkan helm di kendaraan atau di joknya agar terhindar dari kecurian terutama yang memarkir di samping bus kampus Uniska yang berada di tikungan kiri,” harapnya. (ACL)

  • in

    Salah Jurusan Kuliah ? Lakukan Hal Berikut

    ” Aduh Kuliah kok gak seperti yang ditayangin di televisi sih? ”
    ” Mata Kuliah yang ku Ambil ini bener gak sih ? Kok susah ya ”
    Pernah punya prasangka seperti itu? atau Kamu salah satu orang yang merasa gak cocok dengan Jurusan yang kamu hadapi?
    Yah mungkin saja benar , karena sebagian orang pernah berpikiran seperti itu.

    Tujuan utama dari Kuliah tentunya adalah mendapat Gelar Sarjana agar bisa lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Namun apa jadinya kalau kita mendapatkan pekerjaan yang bertolakbelakang dengan ilmu yang didapatkan saat kuliah? Pasti merasa sangat kecewa dong, merasa ilmu yang digali saat kuliah jadi gak bermanfaat, kan sedih.
    Pasti gak mau kan Hal ini terjadi sama diri kita Sendiri.
    Nah, kali ini LPM Lentera Akan membagikan Tips tetap bertahan meski merasa salah jurusan.

    1. Tetap Bersyukur, karena masih bisa Kuliah.
    Masih banyak lho orang diluar sana yang tidak seberuntung kamu. Salah jurusan bukan hal yang buruk, Ambil sisi positifnya dari jurusan yang telah kamu pilih. Inget nih Tuhan memberikan cobaan sesuai kapasitas kita. So keep spirit ya.

    2. Perbanyak membaca tentang Biografi.
    Masa depanmu masih cerah kok, ada banyak contoh orang sukses yang
    “salah jurusan ”
    seperti Raditya Dika berasal dari jurusan Hukum namun dia menjadi stand up comedian, penulis buku, membuat film,
    Serta Chairil Tanjung dari jurusan Teknik Sipil, karena ketertarikannya dibidang bisnis kini ia menjadi pemilik perusahaan-perusahaan besar yang tergabung dalam CT Corps. Jangan patah semangat ya, senyum dong.

    3. Adaptasi
    Karena sudah terlanjur masuk ‘ kolam ‘ ya udah, sekalian ‘ nyemplung ‘ aja.
    mungkin pada awalnya kita akan merasa kesulitan beradaptasi dan seakan-akan ingin menyerah saja , tapi kalian harus tau mih, karena pada akhirnya lambat laun kita pasti akan bisa beradaptasi dan bisa untuk berenang untuk bisa survive dari kondisi ini.
    Kita ambil kesimpulan nih, ketika kita merasa salah pilih jurusan dan jurusan itu sangat tidak mencerminkan jati diri kita seutuhnya , yang harus kita lakukan hanyalah perlunya kesabaran untuk beradaptasi dan mulai perlahan lahan untuk mengkikuti kemana ” arus ” ini akan membawa kita dan jangan lupa untuk tetap bersyukur dan mengingat Tuhan YME serta doa restu kedua orangtua.

    4. Bergabung dengan komunitas / Organisasi.
    Untuk menyalurkan bakat terpendam kamu yang tidak bisa kamu aplikasikan saat kuliah, kamu bisa kok bergabung dengan komunitas atau organisasi.
    Misal nih kamu jurusan Manajemen, namun minatmu berada pada Seni. Kamu bergabung dengan komunitas komunitas seni yang berada di dalam atau luar kampus. kemudian ilmu manajemennya bisa terpakai apabila nantinya saat kamu memiliki usaha milik sendiri. Jadi dapet double ilmu dan keuntungan, kan?

    Memang nggak mudah jadi mahasiswa salah jurusan. Tapi, bukan berarti kamu harus putus asa. Pintu karirmu masih lebar terbuka, kok!

    Yang pasti, salah jurusan bukan alasan kamu bisa malas-malasan. Yang terasa “salah” cukup jurusanmu saja. Jangan hidup dan masa depanmu juga 🙂
    (sbhr)

  • in

    Yudisium Sarjana Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari

  • in

    Kunjungi Ormawa FISIP, BEM Uniska Bahas Isu Kampus

    Lentera Uniska- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) mengadakan kunjungan ke setiap Organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dalam kunjungan ini membahas tentang isu ataupun permasalah-permasalah yang ada di Fakultas maupun Uniska, bertempat di gedung D lantai 3 pada kamis (29/03).

    Dalam jangka 2 minggu BEM Uniska akan mengunjungi seluruh Ormawa baik tingkat fakultas maupun tingkat universitas yang ada di Uniska. Hal ini merupakan program kerja dari BEM Uniska.

    Kunjungan yang dilakukan BEM Uniska ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Ormawa Faperta.

    Khairul Muhyar Presiden Mahasiswa menjelaskan tujuan dari kunjungan ini untuk mempererat tali silaturahmi.

    “Tujuan kunjungan kerja ini untuk mepererat tali silaturahmi meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap permasalahan-permasalahan bukan juga internal tetapi juga masalah eksternal,” tuturnya.

    Mahasiswa jurusan pertanian semester 8 ini pun berharap dengan diskusi ini ada hasil yang bisa didapatkan.

    “Harapannya semoga apa yang kita diskusikan dengan Ormawa ada hasil yang kita capai mudah-mudahan mahasiswa Uniska menjadi kampus-kampus pergerakan,” harapnya.

    Yulius Bauk Ketua Umum BEM FISIP berharap agar semua ini terbukti bukan hanya bicara saja dan ini juga bukti kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.

    “Harapannya realisasi benar-benar terbukti dan jangan hanya bicara saja kita perlu bukti, seperti yang sudah kita diskusikan supaya masyarakat benar-benar melihat bahwa mahasiswa mempunyai rasa perduli terhadap masyarakat,” ujarnya. ( ctt )

  • in

    Yudisium ke-XXI Fakultas Kesehatan Masyarakat

  • in

    Bekal untuk melamar kerja

    Unit Pelaksana Teknis (UPT) kewirausahaan dan Inkubator Bisnis Universitas Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjaramsin Mengadakan Pelatihan Working Interview dan Penulisan Lamaran Kerja, yang mendatangkan narasumber Ir.Nordiansyah Firahmi,MP dan Diana Rosianti, dihadiri sebanyak 106 orang mahasiswa dari 23 prodi bertempatkan di Hotel Familia Banjarmasin, Rabu (24/3).
    Diana Rosianti memberikan materi yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dalam penulisan lamaran dan cara berkomunikasi yang baik,sehingga setelah lulus siap untuk bekerja.
    Fajar Muttaqien SH.MH salah satu pemateri mengatakan hal utama saat mau interview atau melamar kuncinya adalah komunikasi yang baik dan pengetahuan yang luas serta dapat dinilai orang penuh tanggung jawab, seperti dituturkanya saat ditemui setelah acara selesai.
    ”Komunikasi juga harus bagus punya keuletan harus bisa seperti itu menunjang dalam memasuki dunia kerja,ya itulah akan dilihat,”tuturnya
    Ir.Ari Jumaidi Kirnadi MP Ketua Pelaksana berharap agar alumni Uniska nantinya saat memasuki dunia kerja dapat bersaing.
    ”perkuat lagi pelatihan-pelatihan yang lain sehingga nanti alumni kita ini mempunyai keahlian lebih dalam memasuki dunia kerja dan dapat bersaing,”harapnya.(cmd/ngn)