• in

    Daftar calon anggota UKM LPM Lentera Uniska yang lulus pada tes wawancara

    Terimakasih untuk 100 orang lebih Mahasiswa Uniska yang telah mendaftarkan diri di UKM LPM Lentera.
    Dari beberapa rangkaian yang telah dilakukan UKM LPM Lentera Uniska, telah Mempertimbangkan dan diputuskan 50 orang calon anggota yang dinyatakan lolos ketahap berikutnya.

    Berikut daftar nama yang lolos ke tahap berikutnya :
    Melly adela (FSI/18510174)
    Sri yuniarti (FEKON/18310768)(/)
    Mursalina (FH/18810178)
    Ash Shiratus Syafaah (FTI/18630552)
    Yeni Cahyaningtyas (FTI/18710041)
    Yunika Vera Astrian (FH/1881009)
    Alfiyana (FEKON/18310638)
    Sindi Kartika Putri (FISIP/18110057)
    Ria Permatasari (FTI/18630472)
    Noor Hidayati (FTI/18710091)
    Ayu Apriliani (FEKON/18310390)
    Yahdiyati Karimah (FH/18810078)
    Islamiati (FEKON/18310304)
    Zaina Rizka (FEKON/18310899)
    Yunita Rahmahdani(FKIP/18220070)
    Mesylia Anggraini(FISIP/18110152)
    Khofifah Achanur (FTI/18630647)
    Hanani Noor Rahmi (FKIP/18210068)
    Lia Norjannah (FISIP/18120048)
    Maulida Hikmah (FTI/18630766)
    Yunita Amalia (FKIP/17220037)
    Virga Tyas Mithama (FATEK/18640172)
    Nur Latifah (FTI/18630795)
    Ericka Sukmawati (FTI/18630303)
    Ahmad Nahlianor (FTI/18630152)
    Patra Prasetia (FATEK/18650034)
    Muhammad Ikbal (FEKON/18310291)
    Muhammad Rizki Riswandi (FISIP/18110101)
    Ikhlasul Amal (FTI/17630178)
    Dimas Febrianto (FTI)
    Muhammad Nor Yanuar (FISIP/18110120)
    Luqmanul Hakim (FKIP/18210119)
    M. Widya Rahman (FATEK/18650003)
    Syamsir (FATEK/18650033)
    Muhammad Syaiful Riki (FATEK/18620119)
    Abdus Salam (FTI/18630441)
    Muhammad Fitriyadi (FTI/17630807)
    Mardiansyah (FATEK/18650031)
    Muhammad Aldiansyah (FTI/18630812)
    Aditya Muslim (FTI/18630907)
    Teddy Adrian Ramadhan (FTI/18630985)
    Rahmat Rafii (FTI/18630670)
    Abdul Aziz (FTI/18631014)
    M. Ari Wibowo (FISIP/18110135)
    M Refli Razaan (FTI/18630526)
    Muhammad Rizky (FTI/18630707)
    Muhammad Mukmin (FTI/17630275)
    Dimas Syauqi (FEKON/18310138)
    Muhammad Nor (FISIP/18120280)
    Muhammad Ananda (FKIP/16210105)

    Selamat untuk 50 orang yang telah dinyatakan lolos ketahap berikutnya dan untuk kalian yang tidak terpilih jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan di tahun berikutnya.
    Silahkan hubungi panitia kembali untuk mengikuti arahan selanjutnya.

  • in

    Lahan Parkir Selalu Jadi Sorotan Mahasiswa, Ini Solusi Dari Ketua Yayasan Uniska

    Lentera Uniska-Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad al Banjari (MAB) merupakan salah satu Universitas swasta di Banjarmasin yang selalu dibanjiri Mahasiswa baru setiap tahunnya. Pada minggu ke-2 perkuliahan yang sudah mulai berjalan efektif,  banyak fasilitas kampus yang masih kurang salah satunya yang menjadi sorotan utama ialah area parkir. Kurangannya lahan parkir tentu membuat para mahasiswa mengeluh, walaupun sudah ada perluasan parkiran di belakang gedung B Uniska Banjarmasin namun parkiran tetap terlihat padat pada senin (17/09).

     

    Seperti dikeluhkan mahasiswa FISIP semester 3 yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan sangat sulit mencari tempat parkir karena lahan parkir tidak memadai walau sudah ada perluasan.

    “Parkirannya membludak, berbeda dengan semester kemarin tidak ada mabanya, ditahun ini sudah ada mabanya nyari parkiran tuh semakin susah walaupun, sudah diperluas lahannya masih tidak mencukupi dilihat dari mahasiswa-mahasiswa yang masuk ditahun ini dan tahun sebelum sebelumnya,” keluhnya.

     

    Mereka berharap agar dibuka lahan baru untuk parkiran dan juga fasilitas ruang kelas lebih diperhatikan lagi seperti pendingin ruangan dan pengeras suara.

    “Semoga dibuka lahan baru untuk parkiran dan juga fasilitas ruang kelas fisip lebih diperhatikan lagi seperti pendingin ruangan dan pengeras suara,” harapnya.

     

    Salah satu pengelola lahan parkiran yang juga tidak ingin disebutkan namanya berpesan kepada mahasiswa Uniska yang datang terlambat agar memarkirkan kendaraannya dengan rapi sehingga tidak menutup jalan keluar.

    “kalau bisa yang datang terlambat jangan sampai menutup jalan.Jadi pesan untuk mahasiswa, kalau datangnya telat jangan menutup jalan ke pinggir,” pesannya.

     

    Gusti Irhamni ketua yayasan saat ditemui oleh tim UKM LPM Lentera Uniska di Ruang Yayasan menanggapi keluhan mahasiswa terkait hal ini, Ia berpendapat sebenarnya parkiran yang ada ini cukup jika penyusunnya rapi karena masih banyak ruang kosong yang masih bisa dialokasikan, menyikapi hal ini pihak yayasan juga telah menambah tenaga untuk mengelola lahan parkiran.

    “Makanya saya tambah tenaganya, agar barisan di depan yg diisi terlebih dahulu jadi bagian belakang juga ikut pembagian,” katanya.

     

    Ia meminta mahasiswa sementara ini bersabar, karena 8 bulan kedepan kampus Uniska baru di Handil Bakti selesai, Fakultas Ekonomi akan menjadi yang pertama pindah sehingga banyak yang kosong nantinya, dilanjutkan kloter kedua Fakultas Teknologi Informasi tapi pada akhirnya semua fakultas akan dipindah ke Handil bakti dan gedung yang ditempati Sekarang ini akan menjadi gedung perkuliahan program Pasca Sarjana.

     

    Ia juga menuturkan bahwa pihak Universitas sedang mencari jalan keluar untuk masalah parkir yang tidak pernah selesai dengan cara meminjam tempat dikopertis untuk dijadikannya lahan parkir

    “Saya sedang membidik yang didepan itu, kopertis. Tapi belum ketemu sama orangnya, nanti saya urus kalau sudah ketemu sama orangnya,” ujarnya.

     

    Gusti irhamni mengatakan agar mahasiswa bisa memaklumi hal ini untuk sementara waktu, dan dalam 2 tahun kedepan ini semua sudah teratasi. (Ting/sbr)

  • in

    Pecahkan Suasana PKK-MABA 2018, Menteri Perhubungan Bersama Gubernur Kal-Sel dan Ian Kasela Bagikan Banyak Hadiah

    Lentera Uniska-Sekitar 5000 mahasiswa baru Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK-MABA) Tahun Akademik 2018/2019 yang bertempat di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, berlangsung mulai dari tanggal 4-6 September 2018.
    Dibuka langsung oleh Rektor Uniska Abdul Malik,S. Pt, M. Si, Phd dan dihadiri wakil Rektor I, II dan III serta para civitas akademika. Abdul Malik menuturkan sekitar 5000 mahasiswa mengikuti acara ini dan total jumlah yang mendaftar sekitar 6000 mahasiswa yang tersebar di 24 program studi yang terdiri dari 9 fakultas. Ia juga berharap diadakannya acara PKK MABA ini untuk memperkenalkan pola pendidikan di lingkungan perguruan tinggi yang berbeda di tingkat Sekolah Menengah Atas.
    “kami berharap mahasiswa bisa mulai memperkenalkan karena beda antara pola pendidikan di SMA dengan perguruan tinggi, mulai hari ini mahasiswa akan kita perkenalkan bagaimana akademik perguruan tinggi kemudian cara belajar mengajar mulai hari pertama sampai terakhir.” Tuturnya.
    Di hari terakhir mahasiswa baru kedatangan tamu spesial yaitu menteri perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi, gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor yang merupakan alumni dari Uniska dan vokalis band radja Ian Kasela. Uniska bersama kementrian perhubungan berkerjasama untuk mensosialisasikan tentang keselamatan berkendara, ia juga memberikan hadiah berupa sepeda, laptop, handphone dan sebuah bis untuk tambahan fasilitas transportasi Uniska. Suasanapun pecah saat menteri perhubungan dengan gubernur Kalimantan Selatan dan vokalis band radja bernyayi bersama.
    Salah satu peserta PKK-MABA Mudahammad Adam Mukti Nurdiatullah Fakultas Kesehatan Masyarakat Banjarbaru menuturkan acara ini menarik dan seru untuk diikuti karena ia banyak mendapatkan penjelasan tentang seluk beluk kampus.
    “perasaan saya mengikuti PKK-MABA dari hari pertama sampai hari ketiga ini lumayan menarik dan seru karena banyak diberi penjelasan mengenai kampus Uniska supaya mahasiswa baru seperti saya sendiri contohnya ini paham dan lebih mengenal terhadap kampusnya sendiri.” Tuturnya. (rmn/ting)

  • in

    Lentera Uniska-Ganang menuturkan, karena ini menyangkut kegiatan dan progress BEM Uniska selama menjabat satu tahun periode ini tentunya diharapkan jangan ada lagi muncul isu menjabat selama dua periode.

    “Seperti ditahun sebelumnya pernah terjadi keributan yang serupa,” tuturnya.

    Ketua Kerukunan Mahasiswa Balangan (KMB) Kota Banjarmasin ini mengatakan, setidaknya dari BEM Fakultas yang mengajukan hal ini bisa bergabung mengajak UKM untuk memberikan sosialisasi yang memang menimbulkan orang untuk ikut dalam memperjuangkan hal ini.

    “Biar BEM Uniska bisa bergerak cepat menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai masalah ini menjadi masalah rutin yang setiap tahunnya terus terjadi di Uniska,” ucapnya.

    Ganang berharap dengan adanya generasi penerusnya ini bisa belajar menyelesaikan permasalahan ini agar lebih baik dari sebelumnya.

    “Kita malu juga, karena dulunya kita pernah menyelesaikan permasalahan ini dengan berbagai macam cara biar cepat selesai dan kenapa sekarang masih ada lagi,” ucapnya.

    Bagi Ganang, BEM Uniska tentunya harus membuka diri, jangan sampai menutup diri dan mengabaikan aspirasi dari BEM Fakultas yang notabenenya diluar dari BEM Uniska.

    Ganang menuturkan, karena ini menyangkut kegiatan dan progress BEM Uniska selama menjabat satu tahun periode ini tentunya diharapkan jangan ada lagi muncul isu menjabat selama dua periode.

    “Seperti ditahun sebelumnya pernah terjadi keributan yang serupa,” tuturnya.

    Ketua Kerukunan Mahasiswa Balangan (KMB) Kota Banjarmasin ini mengatakan, setidaknya dari BEM Fakultas yang mengajukan hal ini bisa bergabung mengajak UKM untuk memberikan sosialisasi yang memang menimbulkan orang untuk ikut dalam memperjuangkan hal ini.

    “Biar BEM Uniska bisa bergerak cepat menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai masalah ini menjadi masalah rutin yang setiap tahunnya terus terjadi di Uniska,” ucapnya.

    Ganang berharap dengan adanya generasi penerusnya ini bisa belajar menyelesaikan permasalahan ini agar lebih baik dari sebelumnya.

    “Kita malu juga, karena dulunya kita pernah menyelesaikan permasalahan ini dengan berbagai macam cara biar cepat selesai dan kenapa sekarang masih ada lagi,” ucapnya.

    Bagi Ganang, BEM Uniska tentunya harus membuka diri, jangan sampai menutup diri dan mengabaikan aspirasi dari BEM Fakultas yang notabenenya diluar dari BEM Uniska.

    Ia mengakui, bahwa diantara internal BEM Uniska cukup sulit membagi menyelenggarakan kegiatan didalam kampus, misalnya LKMM dan pembentukan KPU BEM Uniska.

    “Kadang-kadang mereka sulit membagi kegiatan itu antara kegiatan luar, semisalnya ketika kawan-kawan BEM Uniska menyuarakan suara masyarakat dengan adanya demo ataupun birokrasi pemerintahan. Kemungkinan, hal itulah yang membuat pengurus BEM Uniska ini menjadi tidak fokus membagi dimana tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

    Sementara itu, Presiden Mahasiswa Uniska, Khairul Muchyar saat dikonfirmasi melalui gawainya tidak ingin berkomentar dan mengundang LPM Lentera untuk datang pada Senin (16/7/2018) di Ruang Pasca Sarjana Uniska. “Senin saja untuk konfirmasinya, kalau ingin lebih jelas,” ucapnya.

  • in

    Acara Jalan Sehat Uniska Bagikan 2 Buah Sepeda Motor

  • in

    Tak Hanya Mahasiswa, Dosen Juga Meriahkan HUT Uniska

    Lentera Uniska- Dalam rangka memperingati hari jadi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al – Banjari (MAB) ke-37 tepat pada hari ini pihak yayasan beserta staff karyawan mengadakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT Uniska, diantaranya lomba memasak dan lomba hijab antar fakultas oleh mahasiswa dan dosen bertempat dihalaman Uniska Banjarmasin, Sabtu (07/07).

    Selain itu masih ada rangkaian kegiatan jalan sehat yang menjadi puncak dari acara HUT Uniska ke-37 pada minggu 8 juli pukul 07.00 WITA di Kampus Uniska Banjarmasin dengan doorprize utama satu unit sepeda motor.

    Menurut Rahmi Tajudin Noor ketua Pembina Yayasan sekaligus ketua pelaksana dari acara HUT Uniska mengatakan lomba memasak dan lomba hijab ini merupakan rangkaian HUT Uniska yang mana dalam lomba ini segenap Pengurus Yayasan, Rektorat dan Staff turut ambil bagian untuk memeriahkan acara ini.
    “Jadi kami segenap jajaran Uniska ingin sama-sama ikut merasakan kemeriahan Hut Uniska,” Tuturnya.

    Dari lomba memasak ini ada dua menu yang dilombakan, mie bancir untuk mahasiswa dan nasi goreng untuk dosen serta melibatkan ahli gizi sebagai tim penilai.

    Tajudin Noor juga menjelaskan ada beberapa penilaian dalam menentukan pemenang lomba masak maupun hijab yang diikuti sekitar 50 orang peserta ini.
    “Pada Lomba hijab yang dinilai ada keserasian, catwalk cara berjalan, makeup dan face to face, peserta yang mengikutinya ada 10 orang, kalau peserta yang mengikuti lomba masak 40 orang,” jelasnya

    Dalam lomba memasak setiap kelompok diberikan modal Rp.100.000 dari pihak penyelenggara untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan.

    M. Risman yang menjadi ketua kelompok lomba masak dari fakultas teknik yang seluruh anggotanya laki-laki mengatakan cukup minder namun bisa dijadikan ajang untuk belajar memasak.
    “Agak minder cuma coba-coba aja, harapannya sama uniska maju terus dan diadakan lagi, acaranya bagus jadi kita bisa lebih belajar memasak,” ungkap Risman mahasiswa semester 4.

    Pemenang lomba memasak dan lomba hijab ini pun akan diumumkan esok hari bersamaan dengan pembagian hadiah undian jalan sehat. (wba/ting)