in

Menuju Pemilu Raya Universitas Islam Kalimantan 2018

Sumber Foto Ig : @kpuuniska2018

Lentera Uniska, Banjarmasin – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Asyad Al – Banjari (MAB), membuka pendaftaran untuk calon Presiden Mahasiswa (Presma).

Pendaftaran dibuka secara resmi sejak 4 -10 Desember. Ketua KPU Uniska Rizki Nugroho Fitrianto mengatakan, dari survei sementara hanya ada satu pasangan calon yang siap mendaftar.

“Survey sejauh ini hanya ada satu pasangan yang siap mendaftar,” katanya, senin (3/12).

Rizki juga menambahkan, pihaknya belum memutuskan solusi apabila hanya terdapat satu pasangan calon yang mendaftar sampai tahap seleksi.

“Apabila ada satu calon aja, kami berusaha bercermin pada peraturan KPUD negara karena kita lihat tensi politik kampus masih cukup dingin, dan kami belum memutuskan solusi untuk calon tunggal,” ujarnya.

KPU BEM Uniska menargetkan ada 2 pasang kandidat yang akan bersaing dalam pemilu raya pada 19 Desember mendatang, yang berlangsung di dua kampus Uniska, Banjarmasin dan Banjarbaru.

Pernah mengikuti LDKS tingkat Fakultas atau mengikuti LKMM yang telah diadakan oleh BEM Univ bersama Kopertis merupakan salah satu syarat calon Presma, serta mampu membuat essay minimal 3000 kata tentang manfaat BEM Universitas terhadap Bangsa, Negara dan Univesitasnya.

Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) Riski Alfandi mengharapkan, calon Presma terpilih dapat saling terbuka juga merekatkan ormawa kampus serta mampu menyampaikan aspirasi mahasiswa.

“Saya berharap agar calon Presma yang terpilih akan saling terbuka juga merekatkan antara Himpunan, BEM dan UKM kampus, mampu menyampaikan pesan dari Ormawa ke Rektorat,” harapnya.

Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Semester tiga Vicky Al Karim berharap, semoga Presma nantinya lebih baik menjalankan visi – misinya, juga parkiran bisa lebih baik.

“Saya berharap untuk Presma mendatang agar menjadi lebih aktif lagi dalam mengadakan acara dan dalam melaksanakan visi misinya, dan yang terpenting agar parkiran tidak menjadi sempit lagi,” ujarnya.

Beberapa tahapan yang harus dilewati pasangan calon yaitu seleksi berkas, interview, kampanye dan debat kandidat. Diharapkan tidak ada pelanggaran maupun kecurangan saat masa kampanye. Jika pun ada pasangan calon akan mendapat sanksi, dan berpengaruh apabila mendaftar kembali di periode selanjutnya.
(pmt/gsn)

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penutupan Turnamen BPMUB Futsal CUP 2018

Akhir Tahun, Atlet Uniska Boyong Medali