in

Dakwah Da’i dan Da’iyah Uniska Akan Terjun ke Masyarakat

Sarasehan dan Pelatihan Kader Dakwah Praktis Da’i dan Da’iyah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari yang bertemakan “Mengembangkan Kader Dakwah Da’i dan Da’iyah UNISKA MAB yang Bermutu dan Berdaya Saing Tinggi di Era disrupsi”. Bertempat di Mesjid H. Gt. Abdul Muis, pada senin (16/04).

Dalam penyampaiannya, Jarkawi selaku pemateri mengatakan bahwa kajian dakwah tidak hanya berbasis di dalam kampus, melainkan bisa berdakwah diluar kampus serta terjun kemasyarakat.
“Sekarang kita perkuat lah lembaga kajian ini outdoor dan indoor nantinya yang hanya di dalam kampus melakukan dakwah tetapi akan diluar kampus itu akan kita bentuk di suatu lembaga yang terjun kemasyarakat agar masyarakat kita cerdas secara lahir batin,” katanya.

Jarkawi juga mengungkapkan akan mengembangkan perpustakaan mini di masyarakat sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi.
“ada satu hari dua hari jadi ada satu desa yang kita lihat nanti potensinya apa SDM ya seperti apa sehingga bisa produktif lah masyarakat itu kerna ada 3 mungkin dakwahnya nanti ada bil hal, ada bil lisan, ada bil kitab mungkin saja nanti kita akan kembangkan perpustakaan mini di masyarakat itu sehingga berita itu benar-benar masyarakat itu menjadi cerdas gitu tidak mudah terprovokasi kalo berita masuk masyarakat cerdas mudah tertangkal kita,” tambahnya.

Abdul Malik rektor Uniska menjelaskan Kegiatan pelatihan para da’i dan da’iyah ini akan terjun kemasyarakat, menurutnya, tentu saja melalui beberapa tahapan seperti skill yang sudah matang dalam berdakwah peningkatan level dan mendapatkan sertifikat dari rektorat setelah 3 sampai 4 kali pertemuan serta seleksi.
“Cuma nanti materinya juga akan mempunyai level-level harapan kami nanti sampai 4 level atau apa na itu kan yang penting lulusan sudah 3- 4 kali pertemuan nanti dapat sertifikat dari rektorat bahwa dia siap di terjukan kemasyarakat dalam rangka mengembangkan da’i- da’iyah sangat berpotensi di Kalimantan selatan ini, “jelasnya.

Dia juga mengungkapkan tujuan dari kegiatan memberikan bekal tentang dunia keislaman.
“Ini ada 50 orang ini adalah angkatan pertama kami berharap ada angkatan kedua dan ketiga, jadi kita punya lembaga keislaman, di situ memang salah satu tujuannya memberikan bekal pada semua fasilitas keakedemikan tentang dunia keislaman secara menyeluruh,” ungkapnya.

Adapun tujuan dan harapan dari rencana latihan da’i setiap sebelum zuhur akan ada Kuliah Ringkas (Kulkas) yang berdurasi 10 sampai 15 menit di mesjid H. Gt. Abdul Muis seperti yang dijelaskannya.
“audiencenya umum nanti, makanya nanti mereka latihan di mesjid bukan dikelas kalau di kelaskan arahnya kemahasiswa kalau ini gabungan antara mahasiswa dengan dosen mahasiswa yang tertarik bisa mengikuti program ini, dosen yang tertarik bisa mengikuti program ini. Semoga banyak lahir da’i-da’i yang berpotensi serta intelektual dari Uniska” Jelasnya.

Sbhr/tkng

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Forum Sineas Banua Kembali Ngofi yang ke-21

Uniska Peringati Hari Kartini ke-139